“Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, DKP Kabupaten Malang Sosialisasikan P2KP dan B2BA di Sitirejo”


Upaya Mendukung Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus identifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) penerima manfaat program Kebun Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2BA). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026,  bertempat di Pendopo Bale Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program B2BA sekaligus melakukan penjaringan awal kelompok yang berpotensi menjadi penerima manfaat. Program B2BA merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang sehat dan berkelanjutan.

Pembukaan Acara oleh Kepala Desa Sitirejo

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Desa Sitirejo melalui pelaksanaan program P2KP dan B2BA.

Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat desa yang sebagian besar masih memiliki lahan pekarangan yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Beliau juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam menyukseskan program ini sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan kualitas gizi masyarakat.



Dihadiri Ibu-Ibu PKK dari perwakilan dari 5 Dusun

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Sitirejo yang merupakan perwakilan dari masing-masing dusun. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah daerah.

Ibu-ibu PKK dipandang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program B2BA karena keterlibatan mereka yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan pangan rumah tangga. Melalui kelompok PKK, diharapkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan keluarga.

Pemaparan Materi oleh Para Narasumber

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait program P2KP dan B2BA. Dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, bapak Prasetyo memaparkan tujuan, manfaat, serta mekanisme pelaksanaan program B2BA. Beliau menjelaskan bahwa program ini menekankan pemanfaatan lahan pekarangan melalui pengelolaan kebun yang menghasilkan pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Sementara itu, bapak Ferly Tambunan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menyampaikan materi teknis mengenai pengelolaan kebun, pola tanam, serta pentingnya pendampingan dan keberlanjutan program. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh keaktifan kelompok dan keseriusan dalam mengelola lahan demplot yang tersedia.

Dari unsur akademisi, bapak Edi Cindrawarman dari Unitrin memberikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Beliau juga mendorong penerapan inovasi sederhana dalam pengelolaan kebun agar hasil yang diperoleh lebih optimal.

Adapun perwakilan dari Kecamatan Wagir, ibu Sasi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program B2BA di Desa Sitirejo. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain di wilayah Kecamatan Wagir.

Kriteria Identifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi

Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan kriteria dalam proses identifikasi CPCL program B2BA. Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan kelompok dalam kegiatan pertanian atau pemberdayaan masyarakat, status legalitas kelompok yang terdaftar melalui Surat Keputusan (SK) Bupati dan/atau TP PKK Desa, serta ketersediaan lahan demplot dengan luas total minimal 250 meter persegi.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat memahami persyaratan yang telah ditetapkan dan mempersiapkan kelompoknya secara matang agar dapat mengikuti program sesuai ketentuan.

Harapan Terwujudnya Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi dan identifikasi CPCL pada 26 Januari 2026 ini, diharapkan program B2BA di Desa Sitirejo dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat.

Sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan, pemerintah desa, PKK, penyuluh pertanian, akademisi, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan program P2KP. Melalui kebun B2BA, Desa Sitirejo diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat luas.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال