Wagir, 24 Januari 2026 ,Malang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Merdeka (UNMER) Malang Kelompok 29 melaksanakan kegiatan pembangunan Green house di Dusun Temu RT 03 RW 03, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan berbasis desa.
Kegiatan pembangunan Green house tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok KKN 28, Sodara Ririn Laila, dan didampingi oleh Kepala Dusun Temu, bapak Harmaji, serta Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah. Kehadiran perangkat desa dan tokoh masyarakat menjadi wujud dukungan penuh terhadap program inovatif yang diinisiasi oleh para mahasiswa UNMER tersebut.
Program Unggulan KKN Berbasis Lingkungan
Pembangunan Green house dipilih sebagai program unggulan KKN Kelompok 29 UNMER karena dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun Temu. Green house berfungsi sebagai sarana budidaya tanaman hortikultura yang lebih terkontrol, baik dari segi suhu, kelembapan, maupun serangan hama. Dengan sistem ini, tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan produktif.
Ketua Kelompok KKN 29, Ririn Laila, menyampaikan bahwa program ini lahir dari hasil observasi dan diskusi bersama warga serta perangkat desa. Menurutnya, potensi pertanian di Desa Sitirejo cukup besar, namun masih memerlukan inovasi agar hasilnya lebih maksimal.
“Melalui pembangunan green house ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Ini juga sebagai sarana edukasi bagi warga, khususnya generasi muda, agar lebih tertarik pada sektor pertanian,” ujar Ririn Laila.
Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Desa
Kegiatan pembangunan green house tidak lepas dari sinergi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Dusun Temu, Harmaji, turut mendampingi secara langsung proses pembangunan, mulai dari penentuan lokasi hingga pelaksanaan di lapangan.
Harmaji mengapresiasi semangat dan kerja keras mahasiswa KKN UNMER Kelompok 29. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan warga Dusun Temu, yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN. Program green house ini sangat bermanfaat dan ke depan bisa dikembangkan untuk mendukung pertanian warga. Semoga setelah KKN selesai, green house ini tetap dimanfaatkan dan dirawat bersama,” ungkap bapak Harmaji.
Dukungan Penuh Kepala Desa Sitirejo
Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia hadir langsung untuk meninjau pembangunan green house sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa dan warga yang terlibat.
Menurut bapak Buwang Suharjah, program yang digagas mahasiswa KKN UNMER ini sejalan dengan visi desa dalam mendorong kemandirian pangan dan pemanfaatan lahan secara optimal. Ia berharap keberadaan green house dapat menjadi contoh bagi dusun lain di Desa Sitirejo.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNMER. Pembangunan Green house ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga transfer pengetahuan kepada masyarakat. Harapannya, ini bisa menjadi langkah awal pengembangan pertanian modern di Desa Sitirejo,” tutur bapak Buwang Suharjah.
Proses Pembangunan dan Partisipasi Warga
Proses pembangunan Green house dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa KKN dan warga setempat. Mulai dari persiapan bahan, pembuatan rangka, hingga pemasangan plastik penutup, semua dikerjakan bersama-sama dengan penuh semangat kebersamaan.
Partisipasi aktif warga menjadi salah satu kunci sukses pelaksanaan program ini. Selain membantu secara fisik, warga juga berdiskusi dengan mahasiswa terkait jenis tanaman yang akan dibudidayakan di dalam Green house, seperti sayuran hijau dan tanaman hortikultura bernilai ekonomi.
Harapan Keberlanjutan Program
Dengan selesainya pembangunan Green house, mahasiswa KKN UNMER Kelompok 29 berharap sarana ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Dusun Temu. Selain untuk budidaya tanaman, Green house juga diharapkan menjadi media pembelajaran bagi warga mengenai teknik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui program KKN, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
Pembangunan green house di Dusun Temu oleh KKN UNMER Kelompok 29 diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir.
Tags
KKN