Gugur Gunung Warga Dusun Reco, Tradisi Lama yang Terus Menguatkan Kebersamaan


Sitirejo - Wagir, Kabupaten Malang — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Dusun Reco RW 02, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir. Pada Minggu, 8 Februari 2026, seluruh warga RW 02 melaksanakan kegiatan gugur gunung kerja bakti membersihkan sepanjang jalan menuju makam hingga area makam desa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.

Kerja bakti tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat RW 02, mulai dari warga RT 01 hingga RT 05, para ketua RT, hingga jajaran perangkat desa. Sejak pagi hari, warga telah berkumpul dengan membawa peralatan kerja bakti seperti cangkul, sabit, sapu, dan alat kebersihan lainnya. Dengan penuh semangat, mereka membersihkan rumput liar, sampah, serta merapikan akses jalan menuju makam agar lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan.

Gotong Royong Warga dari RT 01 hingga RT 05

Kegiatan gugur gunung ini diikuti secara menyeluruh oleh warga dari RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05 Dusun Reco. Masing-masing RT berpartisipasi aktif sesuai dengan titik yang telah dibagi sebelumnya. Kebersamaan tampak jelas saat warga saling bahu-membahu tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Para Ketua RT 01 hingga RT 05 turut hadir dan terjun langsung dalam kegiatan, memberikan contoh nyata kepada warganya tentang pentingnya peran pemimpin lingkungan dalam menjaga kekompakan dan kepedulian sosial. Kerja bakti ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga yang selama ini terjalin dengan baik.

Peran Aktif Pengurus RW dan Perangkat Desa

Ketua RW 02 Dusun Reco, Ibu Siska Andriani, menyampaikan bahwa kegiatan gugur gunung ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, kerja bakti menjadi sarana penting untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat desa.

“Kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang kebersamaan. Dengan gugur gunung, warga bisa saling berinteraksi, saling peduli, dan menjaga kekompakan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Turut hadir pula Kepala Dusun Reco, Bapak Suwarno, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi antusiasme warga yang dengan sukarela meluangkan waktu di hari libur untuk kepentingan bersama.

Kepala Desa Sitirejo Beri Dukungan Moral

Kegiatan gugur gunung kerja bakti ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Desa Sitirejo, Bapak Buwang Suharjah.

Dalam keterangannya, Kepala Desa Sitirejo menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong warga Dusun Reco RW 02. Ia menegaskan bahwa budaya gugur gunung harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai kekuatan sosial masyarakat desa.

“Gotong royong adalah warisan leluhur yang tidak boleh hilang. Kegiatan seperti ini mencerminkan kepedulian warga terhadap lingkungan dan kebersamaan sosial. Saya berharap semangat ini terus terjaga,” tuturnya.

Membersihkan Jalan dan Makam Demi Kenyamanan Bersama

Fokus utama kerja bakti kali ini adalah pembersihan sepanjang jalan menuju makam dan area makam itu sendiri. Jalan yang sebelumnya dipenuhi rumput liar dan dedaunan kering kini tampak lebih rapi dan bersih. Area makam pun dibersihkan agar lebih terawat, sehingga memberikan kenyamanan bagi warga yang hendak berziarah.

Selain aspek kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan menjaga akses jalan tetap aman dan mudah dilalui, terutama saat musim hujan. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta menciptakan suasana yang lebih asri.

Menjaga Tradisi, Merawat Solidaritas Sosial

Kegiatan gugur gunung kerja bakti di Dusun Reco RW 02 ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Kerja bakti tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga.

Melalui kegiatan seperti ini, warga Dusun Reco menunjukkan bahwa dengan kebersamaan dan kepedulian, berbagai permasalahan lingkungan dapat diselesaikan secara bersama-sama. Gugur gunung bukan sekadar tradisi, melainkan cerminan kekuatan sosial yang menjadi pondasi kehidupan bermasyarakat di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال