Kompak di Bulan Suci Ramadhan 2026, Ibu-Ibu PKK dan Remas Dusun Reco Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir Berbagi Berkah Lewat Jualan Takjil

 Tradisi Ramadhan yang Menghidupkan Kebersamaan Warga

Datangnya bulan suci Ramadhan 2026 membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Dusun Reco, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Indonesia. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah kekompakan ibu-ibu PKK bersama para remaja masjid (Remas) yang menggelar kegiatan berjualan takjil untuk masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini dilaksanakan di tepi jalan utama dusun yang setiap sore ramai dilalui warga. Sejak pukul 15.30 WIB, para ibu-ibu PKK dan anggota Remas sudah mulai menata berbagai jenis makanan dan minuman berbuka puasa. Aneka takjil yang dijual pun sangat beragam, mulai dari kolak pisang, es buah, es cincau, gorengan, lauk pauk ,sayuran matang hingga kue tradisional khas kampung yang menggugah selera.

Suasana kebersamaan terlihat jelas, dengan ibu-ibu dan para remaja saling membantu tanpa membedakan usia. Mereka bekerja sama mulai dari proses memasak di rumah, membawa dagangan ke lokasi, hingga melayani para pembeli dengan penuh keramahan.

 Inisiatif Positif untuk Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Salah satu ibu PKK, Ibu Fatimah, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berjualan, tetapi juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa menjadi sarana kebersamaan. Kami ibu-ibu PKK bersama adik-adik Remas ingin mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, hasil dari penjualan takjil tersebut sebagian akan digunakan untuk kegiatan sosial dan mendukung aktivitas keagamaan di dusun, seperti membantu kegiatan masjid dan kegiatan santunan.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi. Banyak warga yang sengaja datang untuk membeli takjil sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Yang membuat kami senang, warga sangat mendukung. Bahkan ada yang membeli sambil memberikan semangat agar kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tambahnya.

 Peran Aktif Remaja dalam Kegiatan Keagamaan

Keterlibatan para remaja masjid juga menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Salah satu anggota Remas, Sodara Rico, mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut berpartisipasi.

“Kami senang bisa ikut membantu ibu-ibu PKK. Selain menambah pengalaman, kami juga belajar tentang kerja sama dan kepedulian,” ungkapnya.

Menurut Rico, kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para remaja untuk lebih aktif dalam kegiatan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Ia juga mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, para remaja belajar tentang pentingnya kebersamaan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus ada setiap tahun, karena sangat bermanfaat dan membuat kami merasa lebih dekat dengan warga,” tambahnya.

 Disambut Antusias oleh Masyarakat

Kegiatan berjualan takjil ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Dusun Reco. Setiap sore, lapak takjil tersebut selalu ramai didatangi pembeli, baik warga setempat maupun warga dari dusun lain yang kebetulan melintas.

Salah satu warga dusun Reco, ibu Djamak mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang tidak sempat menyiapkan makanan berbuka puasa di rumah.

“Dengan adanya penjualan takjil ini, kami jadi lebih mudah mencari makanan untuk berbuka. Selain itu, kami juga senang karena ini dilakukan oleh warga sendiri,” ujar beliau.

Selain sebagai tempat membeli takjil, lokasi tersebut juga menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi menjelang waktu berbuka puasa. Warga saling bercengkerama, berbincang, dan menikmati suasana Ramadhan yang penuh kehangatan.

 Harapan untuk Terus Berlanjut

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi setiap bulan Ramadhan di Dusun Reco. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antarwarga.

Kebersamaan antara ibu-ibu PKK dan Remas menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana seperti berjualan takjil, warga tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi.

Ramadhan pun menjadi lebih bermakna, bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat Dusun Reco, Desa Sitirejo.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال