SITIREJO, WAGIR– Semangat kepedulian terhadap lingkungan tampak nyata di Desa SITIREJO, Kecamatan Wagir, pada Sabtu, 14 Februari 2026. Pemerintah desa bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Merdeka Malang (UNMER) kelompok 29 dan 30 menggelar kegiatan tanam pohon di sepanjang jalan desa. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperindah kawasan desa.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diikuti oleh Kepala Desa SITIREJO, Bapak Buwang Suharjah, Kepala Dusun (Kasun) Bapak Harmaji, mahasiswa KKN UNMER kelompok 29 dan 30 yang diketuai oleh Sodari Ririn Laila, serta warga sekitar. Dengan penuh semangat, seluruh peserta bahu-membahu menanam bibit pohon di beberapa titik strategis di sepanjang jalan utama desa.
Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Dalam sambutannya, Kepala Desa SITIREJO, Bapak Buwang Suharjah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNMER yang telah menggagas dan mendukung terlaksananya kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Menanam pohon hari ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masa depan desa. Kami berharap pohon-pohon ini kelak tumbuh besar, memberikan keteduhan, memperindah jalan desa, sekaligus menjaga kualitas udara di lingkungan kita,” ujar beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan mahasiswa KKN menjadi energi positif dalam membangun desa, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek lingkungan dan kesadaran masyarakat.
Peran Aktif Mahasiswa KKN UNMER
Ketua kelompok KKN UNMER 29 dan 30, Sodari Ririn Laila, menjelaskan bahwa program tanam pohon ini merupakan salah satu agenda kerja yang dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan berkelanjutan di Desa SITIREJO. Penanaman pohon ini diharapkan menjadi awal dari gerakan peduli lingkungan yang terus berlanjut, bahkan setelah masa KKN kami selesai,” ungkap Sodari Ririn.
Mahasiswa bersama perangkat desa sebelumnya telah melakukan survei lokasi untuk menentukan titik-titik penanaman yang membutuhkan penghijauan. Bibit pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kondisi tanah dan lingkungan sekitar agar dapat tumbuh optimal.
Dukungan Perangkat Desa dan Warga
Kepala Dusun, Bapak Harmaji, turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa penghijauan sepanjang jalan desa akan memberikan dampak positif, baik dari segi estetika maupun kenyamanan bagi pengguna jalan.
“Jika jalan desa rindang dan asri, tentu masyarakat akan merasa lebih nyaman. Selain itu, ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi desa kita,” tutur bapak Harmaji.
Warga pun terlihat antusias mengikuti kegiatan tanam pohon. Mulai dari membantu menggali lubang, menanam bibit, hingga menyiram tanaman, semua dilakukan secara gotong royong. Suasana kebersamaan begitu terasa, mencerminkan semangat persatuan dalam membangun desa.
Manfaat Jangka Panjang bagi Desa
Kegiatan tanam pohon ini diharapkan mampu memberikan berbagai manfaat dalam jangka panjang. Selain menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk, pepohonan yang tumbuh nantinya dapat membantu mengurangi polusi udara, menyerap air hujan, serta mencegah erosi tanah di sepanjang jalan desa.
Secara tidak langsung, penghijauan ini juga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. Dengan semakin banyaknya pohon yang ditanam, desa turut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga alam. Anak-anak yang menyaksikan kegiatan tersebut diharapkan tumbuh dengan kesadaran untuk mencintai dan merawat lingkungan sejak dini.
Komitmen Berkelanjutan
Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa bersama mahasiswa KKN dan warga berkomitmen untuk merawat pohon-pohon yang telah ditanam. Penyiraman rutin dan pemantauan pertumbuhan tanaman akan dilakukan secara berkala agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
Kegiatan tanam pohon pada Sabtu, 14 Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata. Desa SITIREJO kini selangkah lebih maju dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, harapan akan desa yang teduh dan nyaman bukan lagi sekadar impian, melainkan cita-cita yang tengah diwujudkan bersama.
Tags
kkn