Malang, 12 April 2026— Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian sosial tampak di halaman Gereja Katolik St Yohanes Pemandi Janti pada Minggu (12/4). Paroki setempat menggelar kegiatan bhakti sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, bekerja sama dengan keluarga Vinsensian Malang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan gereja kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan senam lansia yang diikuti puluhan peserta dari berbagai lingkungan paroki. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sebagai sarana mempererat relasi antar warga lanjut usia. Selain senam, dilakukan pula edukasi mengenai peningkatan gizi lansia guna mendorong pola hidup sehat di usia senja.
Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Layanan Kesehatan
Bhakti sosial ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan sejumlah institusi medis ternama. Kegiatan donor darah dilakukan bersama UTD RSUD Dr Saiful Anwar, yang berhasil menarik partisipasi banyak pendonor dari kalangan umat maupun masyarakat umum. Salah satu pendonor, bapak Chin Khoi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu sesama sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
Selain donor darah, pemeriksaan kesehatan umum dilaksanakan dengan dukungan tenaga medis dari RS Panti Nirmala. Layanan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan ringan. Tak kalah penting, pemeriksaan gigi juga disediakan melalui kerja sama dengan tim medis dari Surabaya, yang memberikan edukasi sekaligus tindakan dasar bagi peserta.
Ragam Kegiatan Sosial dan Ekonomi Kreatif
Tidak hanya fokus pada kesehatan, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial lainnya. Penjualan baju layak pakai menjadi salah satu daya tarik, di mana warga dapat memperoleh pakaian berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, tersedia pula sembako murah yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Mini bazar yang digelar turut menampilkan berbagai produk lokal, mulai dari makanan hingga kerajinan tangan. Kegiatan ini memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produknya sekaligus menambah semarak acara. Hiburan berupa pertunjukan tari-tarian dari anak-anak dan remaja paroki semakin memeriahkan suasana, menghadirkan nuansa budaya yang hangat dan penuh sukacita.
Sambutan dan Dukungan Tokoh Gereja serta Warga
Dalam sambutannya, Romo Paroki Romo Jemmy menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya semangat pelayanan dan solidaritas dalam kehidupan menggereja.
Hal senada juga disampaikan oleh Romo Blasius yang turut hadir. Ia mengajak umat untuk terus menjaga semangat berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Kehadiran Frater Santo juga menambah semangat pelayanan dalam kegiatan ini. Para relawan dari berbagai kelompok kategorial, termasuk WKRI, OMK, dan lingkungan, bekerja sama dengan penuh dedikasi demi kelancaran acara.
Partisipasi Aktif Warga dan Pengurus Paroki
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran aktif para pengurus dan warga paroki. Salah satu pengurus, Bapak Kukuh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama banyak pihak yang memiliki visi yang sama dalam melayani masyarakat.
Dari unsur organisasi wanita, ibu Sondang turut berperan aktif dalam koordinasi kegiatan sosial. Sementara itu,bapak Supriadi salah satu ketua lingkungan menilai kegiatan ini sebagai momentum memperkuat solidaritas antar warga lintas lingkungan.
Antusiasme juga datang dari masyarakat umum. Salah satu warga yang hadir, Chavia, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis dan sembako murah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara berkala.
Membangun Kepedulian dan Kebersamaan
Kegiatan bhakti sosial ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara gereja dan berbagai elemen masyarakat mampu menghadirkan dampak positif yang luas. Tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam bentuk layanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
Dengan semangat pelayanan dan kasih, Paroki St. Yohanes Pemandi Janti Malang bersama keluarga Vinsensian Malang menunjukkan bahwa gereja hadir tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial yang nyata bagi semua kalangan.
Tags
Sosial masyarakat