Dusun Reco — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Dusun Reco, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, dalam kegiatan pengecoran jalan lingkungan yang dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan melibatkan seluruh elemen warga mulai dari RT 1 hingga RT 5.
Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias berkumpul di lokasi pengecoran jalan. Kaum bapak bergotong royong mengangkut material, mencampur semen, pasir, dan batu, hingga meratakan cor beton di sepanjang jalan lingkungan yang sebelumnya mengalami kerusakan. Suasana penuh kebersamaan terlihat jelas selama proses pengerjaan berlangsung.
Pengecoran jalan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur lingkungan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Jalan yang rusak dinilai mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan karena menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kekompakan Warga RT 1 Hingga RT 5
Kegiatan pembangunan jalan tersebut mendapat dukungan penuh dari warga Dusun Reco RT 1 sampai RT 5. Seluruh masyarakat tanpa terkecuali ikut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Para bapak bekerja langsung di lapangan, sedangkan ibu-ibu membantu menyiapkan konsumsi untuk seluruh pekerja.
Ketua RT 03, Bapak Joko Aji, turut hadir sekaligus memimpin jalannya kerja bakti bersama warga. Beliau mengatakan bahwa kegiatan swadaya seperti ini merupakan bentuk kekuatan masyarakat desa yang masih menjaga budaya gotong royong.
“Kegiatan ini bukan hanya soal membangun jalan, tetapi juga mempererat persaudaraan antar warga. Kekompakan seperti ini harus terus dijaga,” ujar Bapak Joko Aji di sela kegiatan.
Warga terlihat bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat proses pengecoran jalan agar segera dapat digunakan dengan nyaman oleh masyarakat. Beberapa warga bahkan membawa peralatan pribadi untuk membantu pengerjaan di lapangan.
Dukungan Kepala Dusun dan Kepala Desa
Selain dukungan masyarakat, kegiatan pengecoran jalan juga mendapat perhatian dari Kepala Dusun Reco, Bapak Suwarno. Beliau mengapresiasi semangat kebersamaan warga yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi pembangunan lingkungan secara mandiri.
Menurut Bapak Suwarno, pembangunan berbasis swadaya masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama desa dalam meningkatkan fasilitas umum. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain.
“Semangat gotong royong warga Dusun Reco sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” katanya.
Kepala Desa Sitirejo, Bapak Buwang Suharjah, juga turut memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja sama membangun jalan desa tanpa mengandalkan bantuan penuh dari pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Beliau menilai warga Dusun Reco telah memberikan contoh nyata tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun desa.
Ibu-Ibu Dusun Reco Siapkan Konsumsi
Tidak hanya kaum bapak yang terlibat dalam pekerjaan fisik, para ibu di Dusun Reco juga memiliki peran penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Bentuk dukungan diberikan dengan cara mengumpulkan nasi kotak dari setiap rumah warga untuk konsumsi para pekerja.
Setiap rumah menyumbangkan satu kotak nasi sehingga kebutuhan makan dan minum selama kegiatan berlangsung dapat terpenuhi. Kehadiran para ibu yang menyiapkan konsumsi menambah suasana kekeluargaan di tengah kerja bakti masyarakat.
Salah satu warga, Ibu Djamak, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong sudah menjadi tradisi yang terus dijaga masyarakat Dusun Reco. Beliau merasa senang bisa ikut membantu demi kelancaran pembangunan jalan di lingkungannya.
“Kami para ibu membantu semampunya dengan menyiapkan makanan. Yang penting warga tetap kompak dan pekerjaan berjalan lancar,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan ibu Siska selaku RW dusun Reco. Beliau mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang saling membantu tanpa pamrih.
“Kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan. Selain itu hubungan antar warga juga semakin erat,” kata ibu Siska.
Warga Berharap Jalan Lebih Nyaman Dilalui
Dengan adanya pengecoran jalan tersebut, masyarakat berharap akses lingkungan di Dusun Reco menjadi lebih baik dan nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Jalan yang sudah dicor diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan swadaya masyarakat yang dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei 2026 ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat pedesaan. Kebersamaan antara warga, perangkat dusun, hingga pemerintah desa menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan lingkungan yang lebih baik.
Semangat persatuan yang ditunjukkan warga Dusun Reco diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam membangun desa secara mandiri dan penuh kebersamaan.
Tags
sosial masyarakat