SITIREJO, WAGIR — Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia kembali digelar pada Senin, 1 Desember 2025, bertempat di Dusun Lemah Duwur RW 01, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir. Kegiatan rutin yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat ini berlangsung tertib, penuh antusiasme, dan mendapat dukungan penuh dari para kader maupun tenaga kesehatan desa. Bidan desa, Ibu Endah Retno, memimpin langsung jalannya pelayanan bersama sejumlah kader, termasuk Ibu Ngatipah selaku kader balita serta Ibu Anis sebagai kader posyandu lansia.
Pemeriksaan Balita: Pantau Pertumbuhan dan Cegah Stunting
Kegiatan diawali dengan pelayanan posyandu balita yang senantiasa menjadi perhatian utama pemerintah dalam rangka pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak. Sejak pagi, orang tua mulai berdatangan membawa buah hati mereka untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan.
Proses dimulai dengan pendaftaran, dilanjutkan pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan alat antropometri standar. Kader balita, Ibu Ngatipah, dengan telaten membantu para orang tua memastikan setiap balita terdata dan diperiksa sesuai prosedur. Ia juga memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, pemberian ASI hingga usia dua tahun, serta pemantauan tumbuh kembang setiap bulan.
Bidan desa, Ibu Endah Retno, turut melakukan pemeriksaan kesehatan umum pada balita, termasuk pengecekan lingkar lengan atas (LILA) dan deteksi dini gangguan tumbuh kembang. Ia menjelaskan bahwa pemantauan rutin seperti ini merupakan kunci dalam memastikan kondisi kesehatan balita tetap optimal.
“Posyandu adalah garda terdepan pencegahan stunting. Dengan pemantauan setiap bulan, kita bisa mengetahui apakah ada masalah perkembangan yang perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Ibu Endah Retno kepada warga.
Selain pemeriksaan, orang tua juga diberikan penjelasan mengenai imunisasi lanjutan bagi yang jadwalnya telah tiba. Bidan mengingatkan pentingnya imunisasi lengkap hingga usia 24 bulan untuk mencegah penyakit berbahaya seperti campak, difteri, dan polio.
Penyuluhan Gizi dan Konsultasi Kesehatan Ibu
Usai pemeriksaan, sesi penyuluhan singkat mengenai gizi seimbang dan pola asuh sehat digelar. Bidan Endah menekankan bahwa kecukupan protein hewani — seperti telur, ikan, dan daging — sangat berpengaruh pada kecerdasan dan pertumbuhan anak. Warga juga diberi kesempatan untuk bertanya terkait keluhan kesehatan anak maupun perawatan saat sakit ringan di rumah.
“Kadang orang tua bingung kapan anak harus dibawa ke fasilitas kesehatan. Di posyandu ini, kami bantu memberikan arahan agar orang tua bisa mengenali tanda-tanda bahaya,” jelas Ibu Endah.
Pelayanan Posyandu Lansia: Jaga Kesehatan di Usia Senja
Memasuki siang hari, kegiatan berlanjut dengan pelayanan posyandu lansia. Para warga lanjut usia tampak antusias mengikuti kegiatan yang telah menjadi rutinitas bulanan ini. Posyandu lansia bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lanjut usia melalui pemeriksaan berkala serta edukasi mengenai gaya hidup sehat.
Kader lansia, Ibu Anis , menyambut para peserta dan membantu proses pendaftaran serta pengukuran awal seperti berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah. Ia memastikan setiap lansia mendapatkan pelayanan yang sama dan diperiksa sesuai standar.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh perawat desa ibu Eva yang memantau kondisi kesehatan lansia, termasuk mengecek kadar gula darah, kolesterol, dan mendeteksi potensi penyakit degeneratif semisal hipertensi. Beberapa lansia yang memiliki riwayat penyakit tertentu juga mendapatkan konsultasi khusus untuk mengatur pola makan, aktivitas fisik, serta penggunaan obat rutin.
“Kesehatan lansia tidak kalah penting dari balita. Pemeriksaan rutin membantu kita mencegah penyakit sejak dini dan menjaga kualitas hidup warga usia lanjut,” tutur Ibu Eva.
Sinergi Petugas dan Kader Wujudkan Pelayanan Maksimal
Kegiatan posyandu kali ini berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan desa, pemerintah desa, hingga para kader yang selama ini menjadi tulang punggung kegiatan di lapangan. Kehadiran kader seperti Ibu Ngatipah dan Ibu Anis menjadi bukti nyata bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan mudah dijangkau.
Bidan Endah menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan warga yang telah turut serta menyukseskan kegiatan posyandu. Ia berharap kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan di posyandu semakin meningkat ke depannya.
Penutup
Dengan terlaksananya kegiatan posyandu balita dan lansia di Dusun Lemah Duwur RW 01, Desa Sitirejo, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat semakin membaik. Posyandu tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan, tetapi juga ruang edukasi yang mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat, teratur, dan peduli satu sama lain.
Tags
Posyandu