Dalam Khidmat Malam Tahlil: Kebersamaan Mahasiswa KKN UNMER dan Warga Desa Sitirejo Menguatkan Ikatan Silaturahmi


Sitirejo, Wagir – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Merdeka Malang Kelompok 30 di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, terus memberikan warna positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Pada Selasa malam, 18 Februari 2026, para mahasiswa KKN turut mengikuti kegiatan tahlil bersama warga di Masjid Raudhatul Jannah yang terletak di RW 04 Dusun Buwek, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir.

Kegiatan tahlil tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan menjadi salah satu bentuk kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat. Ketua Kelompok 30, Satrio Cancer Avendi, bersama anggota Sandrina Citra Listia dan mahasiswa lainnya tampak duduk berbaur dengan warga, mengikuti setiap rangkaian doa yang dipimpin oleh ustadz setempat, bapak Suroso.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, tokoh masyarakat, serta warga setempat, di antaranya Ibu Fitri dan Bapak Eko hasta bapak RW dusun Buwek yang selama ini aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Dusun Buwek.


Tradisi Tahlil sebagai Wujud Kebersamaan

Tahlil merupakan tradisi keagamaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Sitirejo. Selain sebagai bentuk doa bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Suroso memimpin pembacaan tahlil, dzikir, dan doa bersama yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh jamaah yang hadir. Suasana masjid yang tenang dan penuh kebersamaan semakin memperkuat nilai spiritual kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan tahlil ini, kita tidak hanya berdoa bersama, tetapi juga mempererat persaudaraan. Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Ustadz Suroso dalam sambutannya.

Beliau juga berharap para mahasiswa dapat mengambil hikmah dari tradisi yang telah lama dijaga oleh masyarakat desa.


Kehadiran Mahasiswa KKN Disambut Hangat

Ketua Kelompok 30, Sodara Satrio Cancer Avendi, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tahlil merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menghormati tradisi yang ada.

“Kami sangat bersyukur bisa ikut serta dalam kegiatan tahlil bersama warga. Ini merupakan pengalaman berharga bagi kami untuk belajar langsung tentang nilai kebersamaan, gotong royong, dan kehidupan sosial masyarakat desa,” ungkap sodara Satrio.

Ia menambahkan bahwa KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga tentang membangun hubungan emosional dengan masyarakat.

Anggota kelompok, Sodari Sandrina Citra Listia, juga mengungkapkan rasa harunya atas sambutan hangat warga.

“Kami merasa seperti keluarga sendiri. Warga sangat ramah dan terbuka. Kegiatan seperti ini membuat kami semakin memahami arti kebersamaan,” katanya.


Dukungan Pemerintah Desa

Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN dalam kegiatan keagamaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seperti tahlil dapat mempererat hubungan antara generasi muda dan masyarakat.

Beliau juga berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif dan meninggalkan kenangan baik bagi masyarakat desa.


Warga Merasa Senang dan Terbantu

Salah satu warga, Ibu Fitri, mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut.

“Kami merasa senang karena adik-adik mahasiswa mau ikut kegiatan tahlil bersama kami. Mereka tidak canggung dan mau berbaur dengan warga,” katanya.

 Bapak Eko hasta selaku ketua RW dusun Buwek juga menyampaikan bahwa mahasiswa KKN membawa semangat baru di lingkungan masyarakat.

“Mereka sopan, ramah, dan aktif. Kehadiran mereka membuat kegiatan desa menjadi lebih hidup,” ujarnya.


Membangun Kedekatan dan Pengalaman Berharga

Kegiatan tahlil bersama ini menjadi salah satu momen penting bagi mahasiswa KKN dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Selain menjalankan program kerja formal, keterlibatan dalam kegiatan sosial dan keagamaan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami nilai-nilai kehidupan masyarakat secara langsung, seperti kebersamaan, kepedulian, dan rasa persaudaraan.

Kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 30 diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi dalam bentuk program kerja, tetapi juga meninggalkan kesan positif dan mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, kegiatan tahlil di Masjid Raudhatul Jannah malam itu menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam harmoni, saling belajar, dan saling menguatkan.

Kegiatan tersebut pun diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana hangat yang penuh makna dan kenangan bagi semua yang hadir.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال