Pendekatan Sosial sebagai Langkah Awal Pengabdian
Malang – Dalam rangka mempererat hubungan dan membangun kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Merdeka Malang melaksanakan kegiatan kunjungan ke rumah warga di Dusun Buwek, RW 04, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan sosial mahasiswa kepada masyarakat sebagai langkah awal dalam menjalankan program pengabdian.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok 30, Satrio Cancer Avendi, bersama salah satu anggota, Sandrina Citra Listia. Turut hadir dan mendukung kegiatan ini Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, kasun bapak Gatot Tri serta perangkat desa , bapak Nono, yang ikut mendampingi mahasiswa dalam berinteraksi dengan warga setempat.
Kegiatan ini dilakukan dengan cara mendatangi rumah warga secara langsung, menyapa, memperkenalkan diri, serta berdialog santai untuk mengenal kondisi sosial masyarakat Dusun Buwek secara lebih dekat.
Disambut Hangat oleh Warga
Salah satu warga yang dikunjungi adalah Ibu Laminah, yang menyambut kedatangan mahasiswa KKN dengan penuh keramahan. Dalam suasana sederhana di ruang tamu rumahnya, Ibu Laminah mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan tersebut.
“Saya senang sekali adik-adik mahasiswa mau datang ke rumah. Jadi bisa saling kenal, dan kami juga merasa diperhatikan,” ujarnya dengan senyum hangat.
Selain itu, mahasiswa juga berkunjung ke rumah Ibu Sundari, salah satu ibu RT di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, mahasiswa berdiskusi mengenai kondisi lingkungan, kegiatan warga, serta potensi yang ada di Dusun Buwek.
Ibu Sundari berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan warga.
“Kami berharap mahasiswa bisa membantu memberikan ilmu dan semangat baru bagi warga di sini,” tuturnya.
Dukungan Pemerintah Desa dan Perangkat Dusun
Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan warga.
“Mahasiswa KKN harus bisa berbaur dengan masyarakat. Dengan kunjungan seperti ini, mahasiswa bisa memahami kondisi nyata di lapangan, sehingga program yang dibuat nanti benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ungkapnya.
Senada dengan itu, perangkat dusun Buwek, bapak Nono, juga menyampaikan bahwa masyarakat Dusun Buwek sangat terbuka terhadap kehadiran mahasiswa KKN.
“Kami sebagai perangkat desa tentu mendukung penuh kegiatan mahasiswa. Semoga selama KKN di sini, mahasiswa bisa memberikan kontribusi yang bermanfaat,” ujarnya.
Membangun Kepercayaan dan Kebersamaan
Ketua Kelompok KKN 30, Satrio Cancer Avendi, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari program pendekatan sosial yang menjadi prioritas utama di awal masa KKN.
“Kami ingin terlebih dahulu mengenal masyarakat secara langsung, memahami kondisi mereka, serta menjalin hubungan yang baik. Dengan begitu, kami bisa menjalankan program kerja yang tepat sasaran,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa interaksi langsung dengan warga memberikan banyak pelajaran berharga bagi mahasiswa, terutama dalam memahami kehidupan masyarakat desa.
“Kami belajar banyak dari warga, tentang kebersamaan, kesederhanaan, dan nilai kekeluargaan yang sangat kuat,” tambahnya.
Sementara itu, anggota KKN, Sandrina Citra Listia, mengaku terkesan dengan sambutan hangat warga.
“Warga di sini sangat ramah. Kami merasa diterima seperti keluarga sendiri. Ini membuat kami semakin semangat menjalankan KKN,” katanya.
Harapan untuk Kolaborasi ke Depan
Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat Dusun Buwek. Kedekatan ini menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat.
Mahasiswa KKN Kelompok 30 berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa pengabdian di Desa Sitirejo. Dengan dukungan pemerintah desa, perangkat dusun, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kegiatan KKN dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
Kegiatan kunjungan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya tentang menjalankan program, tetapi juga tentang membangun hubungan, menumbuhkan kepercayaan, dan menciptakan kebersamaan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 30 Universitas Merdeka Malang optimistis dapat menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan masyarakat Dusun Buwek menuju masa depan yang lebih baik.