Kader Kesehatan Desa Sitirejo Perkuat Solidaritas dan Gaya Hidup Sehat dalam Pertemuan Rutin Penuh Semangat


Sitirejo, Wagir – 12 Februari 2026
Suasana Pendopo Bale Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, tampak berbeda pada Rabu (12/2/2026). Sejak pagi hari, para kader kesehatan Desa Sitirejo telah berkumpul untuk mengikuti kegiatan pertemuan rutin yang diawali dengan pemeriksaan kesehatan dan senam bersama. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.

Pertemuan yang digelar di Pendopo Bale Desa Sitirejo tersebut dihadiri oleh para kader kesehatan dari berbagai dusun. Hadir dalam kegiatan ini Bidan Desa, Ibu Endah Retno, Perawat Desa Ibu Eva Fatmawati, Ketua Paguyuban Kader Kesehatan Bapak Gatot Tri, serta instruktur senam Ibu Atik yang juga merupakan salah satu perawat di Kecamatan Wagir. Salah satu kader yang turut aktif mengikuti kegiatan ini adalah Ibu Indra, yang tampak antusias sejak awal acara.

Cek Kesehatan sebagai Langkah Preventif

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh kader yang hadir. Pemeriksaan meliputi cek gula darah, kolesterol, dan prolipid. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular yang saat ini semakin banyak dijumpai di masyarakat.

Bidan Desa, Ibu Endah Retno, menyampaikan bahwa kader kesehatan harus menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat. “Sebelum mengedukasi masyarakat, kita sebagai kader harus memastikan kondisi kesehatan kita sendiri dalam keadaan baik. Pemeriksaan rutin seperti ini penting untuk pencegahan,” ujarnya.

Pemeriksaan berlangsung tertib dan penuh semangat. Para kader bergantian melakukan cek kesehatan dengan didampingi oleh tenaga medis. Hasil pemeriksaan dicatat sebagai bahan evaluasi pribadi sekaligus pengingat untuk menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

Perawat Desa, Ibu Eva Fatmawati, menambahkan bahwa kesadaran terhadap kesehatan pribadi akan berdampak pada kualitas pelayanan kader kepada masyarakat. “Kader adalah ujung tombak informasi kesehatan di desa. Jika kader sehat dan paham kondisi tubuhnya, maka edukasi yang diberikan pun akan lebih optimal,” jelasnya.

Senam Sehat Ceria dan Lari Bersama

Setelah pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan senam sehat ceria yang dipandu oleh Ibu Atik, instruktur senam sekaligus perawat dari Kecamatan Wagir. Iringan musik yang energik membuat suasana pendopo semakin hidup. Gerakan demi gerakan diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.

Tak hanya senam di tempat, kegiatan juga dilanjutkan dengan lari santai mengelilingi area sekitar Bale Desa Sitirejo. Kebersamaan terlihat jelas saat para kader berlari sambil saling menyemangati. Aktivitas fisik ini menjadi simbol bahwa menjaga kesehatan tidak harus sulit, tetapi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Ibu Atik menyampaikan bahwa olahraga rutin memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan jantung, meningkatkan stamina, hingga mengurangi stres. “Kita ingin membangun budaya hidup aktif di kalangan kader, sehingga bisa menularkannya kepada masyarakat,” tuturnya.

Salah satu kader, Ibu Indra, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menyehatkan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar kader. “Biasanya kita sibuk dengan kegiatan masing-masing di dusun. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita bisa berkumpul, sehat bersama, dan saling berbagi pengalaman,” ungkapnya.

 Pertemuan Rutin dan Penguatan Peran Kader

Setelah rangkaian kegiatan fisik selesai, acara dilanjutkan dengan pertemuan rutin kader kesehatan. Dalam forum tersebut, berbagai agenda dibahas, mulai dari evaluasi kegiatan posyandu, program pencegahan stunting, hingga rencana penyuluhan kesehatan di masing-masing dusun.

Ketua Paguyuban Kader Kesehatan, Bapak Gatot Tri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan para kader. Ia menegaskan bahwa peran kader sangat vital dalam mendukung program kesehatan desa. “Kader adalah penggerak utama di lapangan. Tanpa semangat dan kerja keras panjenengan semua, program kesehatan tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif. Para kader diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk tantangan dalam mengajak masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan mengikuti kegiatan posyandu. Masukan-masukan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan.

Bu bidan Endah Retno juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar kader serta dengan tenaga kesehatan. Ia berharap pertemuan rutin seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten agar program kesehatan desa berjalan terarah dan berkelanjutan.

 Komitmen Mewujudkan Desa Sehat

Kegiatan pertemuan kader kesehatan Desa Sitirejo pada 12 Februari 2026 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan komitmen dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. Dimulai dari kesadaran menjaga kesehatan pribadi, olahraga bersama, hingga diskusi program kerja, seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang tinggi.

Dengan adanya dukungan dari tenaga medis, pengurus paguyuban kader kesehatan, serta partisipasi aktif para kader seperti Ibu Indra dan rekan-rekan lainnya, Desa Sitirejo terus melangkah menuju desa yang peduli dan tanggap terhadap isu kesehatan.

Semangat yang terbangun di Pendopo Bale Desa Sitirejo pagi itu menjadi cerminan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال