## Mahasiswa KKN Kelompok 30 UNMER Dorong Pengembangan Perikanan Berkelanjutan di Dusun Buwek Sitirejo
Sitirejo - Malang, 23 Februari 2026– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 dari Universitas Merdeka Malang (UNMER) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Pengembangan Perikanan Berkelanjutan melalui Optimalisasi Budidaya dan Distribusi Ikan Nila.di Dusun Buwek, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Program ini menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui sektor perikanan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Kelompok, Satrio Cancer Avendi, dengan sekretaris Sandrina Citra Listiad, bersama seluruh anggota Kelompok 30 yang berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sitirejo, khususnya Kepala Desa bapak Buwang Suharjah dan Kepala Dusun Buwek, bapak Gatot Tri.
Potensi Perikanan Lokal yang Menjanjikan
Dusun Buwek dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar di sektor perikanan air tawar, khususnya budidaya ikan nila. Kondisi lingkungan yang mendukung serta ketersediaan sumber air menjadi faktor penting yang menjadikan budidaya ikan nila sebagai salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.
Ketua Kelompok 30 KKN UNMER, Sodara Satrio Cancer Avendi, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengoptimalkan potensi tersebut.
“Kami melihat bahwa budidaya ikan nila di Dusun Buwek memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, kami berupaya memberikan pendampingan, edukasi, serta membantu dalam optimalisasi sistem budidaya dan distribusi agar hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan perikanan berkelanjutan tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Pendampingan dan Edukasi Budidaya Ikan Nila
Dalam pelaksanaan program, mahasiswa KKN memberikan berbagai pendampingan kepada warga, mulai dari teknik budidaya ikan nila yang baik, pemeliharaan kolam, hingga manajemen pakan yang efisien.
Sekretaris kelompok, Sodari Sandrina Citra Listiad, menyampaikan bahwa edukasi menjadi bagian penting dari kegiatan ini.
“Kami memberikan pemahaman tentang bagaimana cara merawat ikan nila dengan baik agar pertumbuhannya optimal, termasuk menjaga kualitas air, pemberian pakan yang tepat, dan perawatan kolam,” jelasnya.
Selain itu, mahasiswa juga membantu memberikan wawasan tentang pentingnya perencanaan distribusi hasil panen agar nilai jual ikan dapat meningkat.
Dukungan Penuh Pemerintah Desa
Program ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Desa Sitirejo, bapak Buwang Suharjah, yang menilai kegiatan mahasiswa KKN sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena dapat membantu warga dalam meningkatkan hasil budidaya ikan nila. Harapan kami, program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap beliau.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dusun Buwek, bapak Gatot Tri, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian mahasiswa terhadap potensi desa.
“Kehadiran mahasiswa KKN memberikan semangat baru bagi warga. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Melalui optimalisasi budidaya dan distribusi ikan nila, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan hasil produksi dan memperluas jangkauan pemasaran. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Mahasiswa KKN juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi sederhana dalam mempromosikan hasil perikanan, seperti melalui media sosial dan jaringan pemasaran lokal.
Program ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem perikanan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di Dusun Buwek.
Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat
Kegiatan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Program pengembangan perikanan berkelanjutan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, Dusun Buwek memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra budidaya ikan nila yang produktif di wilayah Kecamatan Wagir.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang nyata. Mahasiswa KKN Kelompok 30 UNMER berharap program ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan sektor perikanan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan di Desa Sitirejo.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin selama kegiatan menjadi modal penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi lokal yang dimiliki.
Tags
KKN