Malang, 23 Februari 2026– Upaya meningkatkan kapasitas lembaga komunikasi publik terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Malang melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Informal Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai ujung tombak penyebaran informasi sekaligus penguat citra positif pemerintah daerah di mata masyarakat.
Acara yang dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut bertempat di Ruang Anusapati, lingkungan kantor pemerintahan di Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh 39 anggota KIM dari berbagai desa se-Kabupaten Malang.
Pembukaan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Kegiatan diawali dengan suasana khidmat melalui menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat nasionalisme. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Kabupaten Malang yang semakin menambah rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari Kabupaten Malang.
Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan kegiatan. Setelah itu, laporan kegiatan KIM disampaikan sebagai bentuk evaluasi sekaligus gambaran kondisi dan perkembangan KIM di berbagai wilayah Kabupaten Malang.
Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Peran Strategis KIM
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang, bapak Atsalis Supriyanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa KIM memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“KIM adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Peran KIM bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun citra positif pemerintah melalui komunikasi yang efektif dan terpercaya,” ujarnya.
Beliau juga secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis tersebut dan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik, khususnya dalam era digital yang semakin berkembang.
Materi Branding: Semua KIM adalah Public Relations Pemerintah
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh narasumber ibu Dewi Yuwana, S.Psi., selaku Direktur Deazha Prima Nusantara. Dalam pemaparannya, ia mengangkat tema penting tentang branding Pemerintah Kabupaten Malang dengan menekankan bahwa seluruh anggota KIM adalah bagian dari Public Relations pemerintah.
“Branding bukan hanya tentang logo dan tagline saja, tetapi branding adalah persepsi publik. Branding adalah tentang pesan yang konsisten, pengalaman yang dirasakan masyarakat, dan narasi yang dibangun bersama,” jelasnya.
Beliau menambahkan bahwa KIM memiliki peran penting dalam membentuk persepsi tersebut melalui konten yang dipublikasikan, baik melalui media sosial, berita desa, maupun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, citra positif pemerintah akan terbentuk apabila komunikasi yang dibangun mampu menunjukkan keberhasilan pembangunan, pelayanan publik yang baik, serta kegiatan positif yang dilakukan masyarakat.
Pembagian Wilayah untuk Mempermudah Koordinasi
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan rencana pembagian KIM menjadi empat wilayah koordinasi, yaitu Malang Utara, Malang Barat, Malang Selatan, dan Malang Timur. Pembagian ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi, mempercepat penyebaran informasi, serta memperkuat sinergi antar KIM di masing-masing wilayah.
Peserta juga mengikuti sesi diskusi kelompok yang dibagi menjadi delapan kelompok. Dalam diskusi tersebut, setiap kelompok membahas strategi konten branding yang dapat dikembangkan di desa masing-masing.
Berbagai ide kreatif muncul dari diskusi tersebut, mulai dari pembuatan konten kegiatan desa, promosi potensi wisata lokal, publikasi kegiatan UMKM, hingga dokumentasi program pembangunan desa.
Presentasi Kelompok dan Komitmen Bersama
Setelah sesi diskusi, masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil pembahasan mereka di hadapan seluruh peserta. Presentasi tersebut menjadi ajang berbagi ide, pengalaman, serta strategi komunikasi yang efektif.
Suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai masukan konstruktif dari narasumber dan peserta lain. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi peserta dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pengelola informasi publik.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh anggota KIM untuk terus berkontribusi dalam mendukung komunikasi publik pemerintah Kabupaten Malang.
KIM Sitirejo Siap Mendukung Branding Positif Daerah
Keikutsertaan KIM Sitirejo yang diwakili oleh Ibu AYF Shantiana menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat komunikasi publik di tingkat desa. Dengan mengikuti bimbingan teknis ini, diharapkan KIM Sitirejo dapat semakin aktif dalam mempublikasikan berbagai kegiatan positif desa serta mendukung branding Kabupaten Malang.
Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun sistem komunikasi publik yang kuat, terstruktur, dan profesional. Melalui peningkatan kapasitas KIM, diharapkan informasi pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat citra positif pemerintah sebagai pelayan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, KIM di seluruh Kabupaten Malang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun komunikasi publik yang efektif, transparan, dan terpercaya.