Rutinitas Malam Jumat Jamaah Tebu Meramaikan Majelis Cinta Umat Abah Anton untuk Menambah Keberkahan.

Rutinitas Malam Jumat Jamaah Tebu Meramaikan Majelis Cinta Umat Abah Anton
Kamis 27 November 2025

Majelis Cinta Umat Abah Anton yang berlokasi di Tlogomas kembali menjadi tempat berkumpulnya jamaah dari berbagai wilayah pada rutinitas malam Jumat. Jamaah Tebu yang merupakan singkatan dari Temu dan Buwek Desa Sitirejo juga ikut hadir seperti biasanya. Kehadiran jamaah Tebu sudah menjadi kebiasaan yang terus dijaga sehingga setiap malam Jumat mereka selalu istiqomah untuk datang bersama sama. Alhamdulilah hingga sekarang jamaah Tebu tetap berangkat menggunakan empat mikrolet setiap hari Kamis sebagai wujud kekompakan dan kebersamaan dalam mencari keberkahan

Suasana malam penuh kekhidmatan

Suasana malam itu berjalan dengan penuh kekhidmatan. Jamaah yang hadir tampak duduk rapi mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai setelah sholat Isyak berjamaah. Udara malam yang sejuk serta suasana majelis yang tertata rapi membuat para jamaah dapat fokus mendekatkan diri kepada Allah. Rutinitas ini menjadi wadah bagi jamaah untuk menenangkan hati menambah ilmu dan memperbaiki diri

Setelah sholat Isyak jamaah melanjutkan dengan istighosah dan dzikir yang dipimpin oleh Gus Saji dari Kenongo. Suara beliau yang lembut namun tegas membuat jamaah mudah mengikuti setiap bacaan. Lantunan istighosah yang bergema di seluruh ruangan menghadirkan suasana yang damai dan menyentuh hati. Jamaah Tebu tampak mengikuti dengan penuh kesungguhan dari awal sampai akhir. Setelah istighosah selesai Gus Saji melanjutkan dengan memimpin doa bersama. Doa yang dipanjatkan terasa begitu menyentuh karena dipenuhi harapan agar seluruh jamaah diberi keselamatan ketenangan serta kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari hari

Ceramah agama oleh KH Abu Said dari Batu

Usai rangkaian dzikir dan doa kegiatan berlanjut dengan ceramah agama. Pada kesempatan itu majelis menghadirkan KH Abu Said dari Batu sebagai penceramah. Beliau menyampaikan materi dengan tema jaga lisan yang sangat relevan dengan kehidupan sehari hari dan mudah diterapkan oleh setiap jamaah

KH Abu Said menjelaskan bahwa lisan adalah amanah dan setiap muslim harus berhati hati dengan ucapan yang dikeluarkan. Beliau menyampaikan bahwa banyak persoalan muncul dari kalimat yang tidak dipikirkan sehingga penting bagi seseorang untuk menjaga kata kata yang keluar dari lisannya. Dalam penjelasannya beliau mengingatkan agar jamaah lebih sering berkata baik atau diam jika tidak ada manfaat yang bisa diberikan. Dengan menjaga lisan seseorang dapat menghindari banyak kesalahpahaman dan menjaga hubungan baik dengan orang lain

Ceramah yang disampaikan berlangsung dengan bahasa yang jelas dan ringan sehingga jamaah dapat memahami maksud dan pesan yang ingin disampaikan. Beberapa jamaah terlihat mengangguk tanda setuju sementara yang lain mencatat beberapa nasihat untuk dijadikan bahan renungan. Suasana ruangan tetap tertib dan fokus hingga ceramah selesai

Istiqomah jamaah Tebu menjadi teladan kebersamaan

Alhamdulilah jamaah Tebu dari Dusun Temu dan Dusun Buwek selalu menunjukkan kekompakan setiap kali mengikuti kegiatan di majelis. Dengan menyewa empat mikrolet setiap Kamis seluruh jamaah dapat berangkat bersama sama tanpa harus khawatir soal kendaraan. Kebiasaan ini menciptakan rasa kebersamaan yang kuat dan menjadi contoh bahwa komitmen dalam kebaikan dapat dijaga dengan penuh semangat

Selain perjalanan bersama kekompakan jamaah Tebu juga terlihat saat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka hadir dengan tertib mengikuti setiap doa dzikir serta mendengarkan ceramah dengan penuh perhatian. Bagi jamaah Tebu hadir di majelis bukan hanya soal rutinitas tetapi juga bentuk upaya mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki amalan harian

Penutup yang penuh ketenangan

Setelah seluruh rangkaian selesai jamaah kembali menutup kegiatan dengan suasana penuh ketenangan. Doa doa yang telah dipanjatkan sebelumnya bersama Gus Saji menjadi pengingat bahwa setiap manusia membutuhkan perlindungan dan bimbingan dari Allah. Jamaah kemudian bersiap untuk kembali pulang menuju mikrolet yang sudah menunggu di luar dengan tertib dan rapi

Rutinitas malam Jumat di Majelis Cinta Umat Abah Anton telah menjadi salah satu kegiatan yang memberikan banyak manfaat bagi jamaah Tebu. Mereka merasa lebih tenang mendapatkan ilmu dan semakin dekat dengan sesama jamaah. Harapannya kebiasaan ini terus bertahan dan tetap menjadi sumber keberkahan bagi seluruh anggota jamaah.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال